Teknologi Terbaru Quad SLI dari NVIDIA

Image Singapura, 10 Agustus 2006 – NVIDIA, salah satu produsen kartu grafis terkemuka telah meluncurkan NVIDIA ForceWare® 91.45, sebuah driver kartu grafis baru dengan dukungan teknologi Quad NVIDIA SLI. Teknologi Quad SLI ini bekerja dengan cara mengutilisasi kekuatan empat GPU untuk mencapai Extreme High Definition (XHD) dalam bermain game dengan resolusi mencapai 2560 x 1600. Teknologi ini cocok digunakan bagi gamer kelas atas dan juga para PC enthusiast.
Para maniak komputer sekarang dapat merakit sendiri PC Gaming versi mutakhir dengan menggabungkan:

  • Driver grafis ForceWare 91.45
  • Dua buah kartu grafis NVIDIA GeForce 7950 SLI-Ready
  • Motherboards NVIDIA nForce 590/570 berbasis SLI baru
  • Proseseor AMD® Athlon™ FX- 62 atau Intel® Core™ 2 Duo processor

“Dengan memberikan performa grafis dalam tingkatan ini kepada para PC enthusiast yang gemar merakit sistem mereka sendiri, kami mengharapkan adanya definisi ulang dari kata ‘performa maksimal’,” ujar Ujesh Desai, General Manager bagian desktop GPU di NVIDIA.

Teknologi SLI sendiri merupakan inovasi revolusioner dari NVIDIA yang memungkinkan user untuk mencapai performa grafis yang tinggi dengan cara mengkombinasikan lebih dari satu kartu grafis pada satu sistem yang berbasis motherboads SLI. Dengan teknologi SLI, user dapat menggunakan dua kartu grafis GeForce 7950 secara bersamaan bekerja secara parallel.

KOMPUTER BISA MEMBACA MIMPI

komputer bisa membaca pikiran

komputer bisa membaca pikiran

PERNAHKAH kita lupa mengingat mimpi setelah bangun tidur? Jangan khawatir bagi Anda yang lupa mengingat mimpi-mimpi itu, sekarang sudah ditemukan sofware pengingat mimpi.
Sofware pengingat mimpi itu telah ditemukan oleh peneliti bangsa Jepang yang diselenggarakan oleh ATR Coputational Neuroscience Laboratories. Hasil penelitiannya sungguh luar biasa dan spektakuler. Alat ini mampu membaca aktivitas otak yang terjadi di alam mimpi dan dituangkan menjadi sebuah gambar singkat. Dengan menghubungkan dengan komputer mimpi-mimpi kita dapat terekam semua dengan jelas dan disertai dengan gambar-gambarnya. Tim peneliti bangsa Jepang ini telah mempublikasikan hasil penelitiannya melalui majalah Neuron.
Hasil perekaman otak yang dihubungkan dengan komputer dapat pula merekam rahasia dari seseorang. Ketika kita melihat sebuah objek, retina mata akan menangkap sinyal gambar, selanjutnya akan dikonversikan menjadi sinyal elektrik. Tim peneliti yang diketuai oleh Yukiyasu Kamitani, sukses dalam menangkap sinyal dan hasil penelitiannya ternyata berhasil memutar kilas balik lintasan-lintasan pikiran yang ada di dalam otak kita.
Juru bicara ATR Coputational Neuroscience Laboratories, Yukiyaso Kamitani, mengatakan, “Ini adalah pertama kalinya di dunia, orang dapat memvisualisasikan apa yang dipikirkan oleh otak,” ujar salah satu anggota institusi penelitian yang dirahasiakan namanya. “Dengan teknologi ini, merekam dan memutar ulang mimpi seseorang bukan menjadi hal yang mustahil lagi,”
Sumber: Tabloid PCplus

Teknologi Terbaru Mobil Listrik Nissan

yid526pmy1YOKOSUKA – Nissan tak henti-hentinya menunjukkan hasil pengembangan teknologi kendaraannya. Setelah memperkenalkan fitur pedal eco dan anti crash, minggu lalu Nissan menunjukkan teknologi mobil listriknya.

Seperti diberitakan Associated Press, produsen mobil ketiga di Jepang tersebut mengklaim, baterai lithium ion (Li-Ion) yang digunakan pada mobil tersebut, memiliki daya simpan energi lebih besar dibanding baterai sejenis yang sudah digunakan saat ini.

Mobil yang rencananya mulai dipasarkan pada 2010 di Jepang ini memiliki bobot bobot 300 kg. Pihak Nissan juga menyatakan, berdasarkan uji coba, mobil tersebut mampu berakselerasi lebih cepat dari mobil bermesin konvensional di kelasnya.

“Selain itu, mobil ini tidak menghasilkan suara sama sekali, mencirikan mobil listrik layaknya produk pabrikan lainnya,” kata pejabat Nissan. Namun ia menolak berkomentar lebih jauh mengenai spesifikasi lain.

Sebelumnya, Chief Executive Nissan, Carlos Ghosn mengatakan, pihaknya menjadikan mobil listrik sebagai basis “green car”-nya. Sampai saat Nissan belum merencanakan memproduksi mobil semi listrik seperti hybrid dalam jumlah besar.

Saat ini, produk mobil Nissan sudah ada yang dilengkapi dengan mesin hybrid seperti model Altima dan brand Infiniti yang dijual di Amerika Serikat. Namun teknologi hybrid yang digunakan masih membeli dari Toyota. Pada 2010, Nissan berencana memproduksi sendiri teknologi hybridnya.

Teknologi Terbaru Radar Terrasarx Mampu Atasi Awan

Jakarta (ANTARA News) – TerraSarX, teknologi terbaru untuk pemetaan dengan radar asal Jerman, yang dinyatakan mampu mengatasi awan, ditawarkan untuk diujicobakan di atas udara Indonesia.

“Sebagai imbalan, mereka menawarkan penyediaan data spasial yang dibutuhkan berbagai lembaga di Indonesia dengan sistem itu,” kata Peneliti Geomatika Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional Dr Ade Komara Mulyana di sela Seminar Teknologi Radar Antariksa di Jakarta, Rabu.

Misalnya permintaan data spasial semburan lumpur Sidoarjo, data spasial kondisi terbaru Merapi, hingga data spasial banjir Jakarta awal Februari lalu, atau permintaan data spasial dari IPB dan institusi penelitian lain yang akan diberikan secara gratis, ujarnya.

Indonesia sudah lama menjadi tempat uji terlengkap berbagai sistem pemetaan radar yang pernah dikembangkan di dunia karena lokasinya di khatulistiwa serta ketertutupan awannya yang tinggi sehingga sesuai untuk uji radar yang ditargetkan dapat mengatasi awan.

Karena itu sudah saatnya pelaku pemetaan di Indonesia tak sekedar menjadi objek, tetapi juga sebagai subjek pemetaan dengan radar dan menyambut ujicoba yang ada sebagai peluang untuk membantu Indonesia dalam menyediakan data spasial, ujarnya.

Sebelumnya pernah dicoba sistem satelit Radarsat, ERS, JERS, Envisat, SRTM maupun sistem Airborne-Ifsar.

Sementara itu, Chief Operating Infoterra Nikolaus Faller mengatakan, sistem terbaru pemetaan bumi dengan radar dari TerraSarX bisa menjadi pilihan dalam pemetaan geospasial pada masa datang karena selain mampu mengatasi masalah ketertutupan awan juga berbiaya rendah.

“TerraSarX mampu melakukan pemetaan bumi tanpa terganggu awan dengan biaya hanya 5 dolar per Km2,” katanya.

Diakui Ade, biaya pemotretan udara dengan airborne, teknologi pemetaan yang mampu mengatasi awan, mencapai 40-50 dolar per Km2, sedangkan teknologi satelit Ikonos yang masih bermasalah dengan awan berbiaya 37 dolar AS per Km2.

Ade mengatakan, Indonesia lebih memilih bekerjasama atau menyewa radar, ketimbang memilikinya untuk pemetaan, karena biaya investasi dalam teknologi radar pemetaan serta biaya operasional radar sangat besar dan tidak seimbang dengan hasil yang didapat.

“Tubsat (satelit mikro milik LAPAN yang baru diluncurkan setahun lalu – red) sebenarnya sudah menghasilkan foto video `live` wilayah nusantara, namun belum diterjemahkan menjadi hasil pemetaan,” katanya. (*)

MRAM : teknologi terbaru memori komputer 10X lebih cepat dari RAM

Kecepatan selalu didambakan oleh siapa saja. Berbagai usaha dan penelitian terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan . Beberapa waktu yang lalu super komputer tercepat di dunia telah hadir untuk membantu militer amerika melakukan perhitungan. Kini giliran sebuah teknologi di bidang Memory .

Sebelumnya Anda pasti pernah mendengar istilah RAM (Ramdom Access Memory) untuk menyebut memory . Memory RAM ini memiliki berbagai jenis mulai dari EDO RAM, DDR1, DDR2 dan beberapa jenis lainnya.

Namun ternyata RAM saja elum cukup untuk memuaskan kebutuhan manusia akan tuntutan kecepatan. Oleh karena itu, Fisikawan dan Insinyur Jerman mengembangkan sebuah jenis memory baru.

Memory tersebut diberi nama Magnetoresistive Random Access Memory (MRAM), memory ini bukan hanya lebih cepat daripada RAM tetapi juga Lebih hemat Energi. Kehadiran MRAM sepertinya akan meningkatkan perkembangan mobile computing dan level penyimpanan dengan cara membalik arah kutub utara-selatan medan magnit.

IBM dan beberapa perusahaan pengembang yang lain berencana menggunakan MRAM, MRAM ini akan memutar elektron-elektron untuk mengganti kutub magnet. Hal ini juga dikenal sebagai spin-torque MRAM (Torsi putar MRAM) teknologi inilah yang kini sedang dikembangkan oleh para fisikawan dan insinyur Jerman.

Dengan membangun pilar-pilar kecil berukuran 165 nano meter, akan mengakibatkan magnet variabel pada atas lapisan akan mengakibatkan arus listrik mengalir dari bawah ke atas dan akan memutar posisi elektron. Medan magnet ini akan berubah dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk merubah kutub medan magnet ini. Kemudian kutub utara dan selatan akan bertukar.

Jika anda bingung dengan proses di atas, tidak usah dihiraukan juga tidak apa-apa. Atau kalau mau membaca sendiri yang versi inggris disini.

Yang pasti, kecepatan MRAM mencapai 10 kali lipat kecepatan RAM. KEcepatan ini masih bisa terus dikembangkan dimasa depan.

Wimax Alternatif Solusi Komunikasi Pedesaan

WiMax mungkin tidak hanya cocok sebagai solusi komunikasi data pita lebar untuk Metropolitan Area Network (MAN), namun juga sebagai alternatif untuk komunikasi pedesaan. Daya jangkau dan kapasitas mengirimkan data yang besar adalah kekuatan WiMax dibandingkan teknologi sebelumnya. WiMAX mampu mengirimkan data hingga 75 megabit per detik (Mbps) untuk setiap base station (BTS) dengan jari-jari sel berukuran 2 hingga 10 kilometer.

Meskipun belum dirilis secara komersial di pasaran, teknologi WiMax terus melakukan uji coba di berbagai tempat dan berbagai aplikasi. Meskipun sempat tertunda masalah birokrasi, salah satu produk Pre-Wimax telah dipakai untuk melayani komunikasi data di Aceh pasca gempa bumi. Dari 3 BTS yang terpasang di sana telah menghubungkan 29 titik akses untuk keperluan pendidikan, media, komunikasi, dan pertukaran data dan informasi.

Baru-baru ini Intel Corporation, perusahaan pengembang utama WiMax mengumumkan program Asian Broadband Campaign, sebuah program kerjasama regional yang bertujuan mempercepat penggunaan pitalebar nirkabel di negara-negara Asia Tenggara. Intel menyediakan teknologi, perangkat dan solusi komunikasi pita lebar nirkabel ini untuk pemerintah, operator telekomunikasi, kantor-kantor layanan umum pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Percobaan-percobaan ini bisa memudahkan komunikasi di berbagai sektor dan lokasi untuk membantu negara-negara tersebut memenuhi United Nations Millenium Development Goals (MDG). “Negara-negara berkembang di Asia Tenggara telah berkomitmen pada PBB untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar utama, dan berbagai pengembangan di tahun 2015,” kata Sean Maloney, Executive Vice President, Mobility Group, Intel Corporation. Menurutnya, WiMAX bisa menjadi pondasi yang membantu mereka mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Program tersebut juga sejalan dengan visi d-ASEAN (Digital ASEAN) Intel bahwa desa-desa, provinsi-provinsi, kota-kota dan negara-negara yang saling terhubung sehingga memunculkan sebuah wilayah terintegrasi yang kuat seperti China dan India. Persiapan dan percobaan pengunaan WiMAX telah dilakukan di Amerika Utara dan Eropa. Percobaan implementasi di Malaysia, Thailand dan Filipina akan dirasakan hasilnya di akhir tahun 2005. Sedangkan di Indonesia dan Vietnam diharapkan dimulai tahun 2006.

Sejak akhir 2004, Intel telah bergerak dengan banyak tahap-tahap konsultatif dengan Pemerintah dan penyedia-penyedia layanan. Termasuk ke dalam hal ini adalah workshop-workshop kebijakan spektrum, pemodelan wilayah kota-desa, dan percobaan penggunaan.

Percobaan di ASEAN

Di Thailand, percobaan-percobaan WiMAX sedang dilakukan di komunitas-komunitas Khorat, Chiang Mai dan Roi Et. Percobaan-percobaan ini secara spesifik akan menguji layanan dan aplikasi untuk mendukung komunikasi di wilayah-wilayah pinggiran kota, layanan kesehatan, pendidikan, inkubasi UKM, integrasi jaring persediaan pertanian dan layanan-layanan pelanggan lain seperti Voice over IP (VoIP). Percobaan-percobaan ini juga akan dikaji ulang oleh organisasi-organisasi bantuan internasional dengan tujuan menjadikannya sebuah cetak biru yang mungkin bisa digunakan di Negara-negara ASEAN.

Percobaan WiMAX saat ini juga sedang dilakukan di penghubung administratif pemerintah Malaysia, Putrajaya. Baru-baru ini, percobaan dilakukan di Kepala Batas, di mana komunitas-komunitas praktisi medis, pelajar-pelajar dan guru-guru di lokasi-lokasi terpencil yang berbeda menguji kemampuan WiMAX di sektor-sektor kesehatan dan pendidikan, termasuk kehidupan sehari-hari mereka.

Di Filipina, tujuan pemerintahnya untuk meningkatkan penggunaan teknologi PC di kantor-kantor pemerintah dan membangun infrastruktur digital di seluruh negara tersebut, akan dilanjutkan dengan penggunaan teknologi-teknologi pitalebar nirkabel termasuk WiMAX di seluruh sektor-sektor penting Filipina sebelum akhir tahun 2005.

Percobaan-percobaan ini adalah bagian dari 100 percobaan WiMax yang sedang berlangsung di seluruh dunia sekarang. Keinginan-keinginan pemerintah dan operator dalam menggunakan WiMAX adalah bukti jelas bahwa teknologi ini benar-benar ada dan pengguna-pengguna akhirnya akan mendapatkan manfaat dari layanan-layanan pitalebar nirkabel.

Akankah WiMax segera diadopsi di Indonesia? Jika uji coba Pre-Wimax di Aceh sempat tertunda karena birokrasi, seharusnya strategi dan aplikasi adopsi teknologi WiMax standar disiapkan jauh-jauh hari agar benar-benar tepat sasaran. Apalagi jika hendak dipakai dalam program Universal Service Obligation (USO) untuk melayani komunikasi di pedesaan dan daerah terpencil. (KOMPAS)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.